BAB 4 : AKHLAQ TERPUJI KELAS 3 SEMESTER I

 on Minggu, 23 Juni 2013  

a. Rendah Hati
Dalam bergaul dan bermain dengan teman-temannya, Akbar tidak pernah membeda-bedakan teman. Ia tidak memilih-milih teman antara yang kaya, pintar, ataupun yang kurang mampu.
·         Sikap Akbar tersebut merupakan contoh dari sikap rendah hati.
·         Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam juga merupakan contoh pemimpin yang mempunyai sifat rendah hati.
·         Ciri rendah hati adalah tidak membeda-bedakan teman dalam bergaul dan tidak pernah                                 meremehkan orang lain.
·         Jadi rendah hati adalah sikap dan perbuatan yang tidak menyombongkan diri.
·         Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Rendah diri berarti minder atau
tidak memiliki rasa percaya diri karena merasa memiliki kekurangan. Misalnya minder            karena miskin, minder karena merasa tidak cantik dan sebagainya.
·      Sikap rendah diri harus dihindari. Sedangkan sikap rendah hati harus kita biasakan.
·         Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala berfirman :            
Artinya : (Al!ah) berfirman kepada iblis, "Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud kepada Adam ketika Aku menyuruhmu? lblis menjawab, "Aku lebih baik dari pada dia. Engkau ciptakan aku dari api,sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah. Allah berfirman, "Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina." (QS. Al A'raf: 12-13)
Ayat tersebut menjelaskan tentang kesombongan iblis yang merasa dirinya lebih baik dari pada Nabi Adam ‘alaihissalam. Maka Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala mengharamkan surga baginya.

b.Santun                                                                                                                                    Ketika lhsan bertemu guru di jalan, ia dengan hormat memberi salam. Ketika         berbicarapun ia juga bersikap santun.
·                 Orang yang santun berarti dia tahu akan adab kesopanan.
·                 Orang yang santun tidak berbicara kasar pada orang lain, tidak suka membantah perintah dari orang tua, patuh kepada guru dan sebagainya.
  • Orang yang santun disegani/dihormati banyak orang karena perilaku yang halus, tutur kata lemah-lembut dan tidak pernah menyakiti hati orang lain.
  • Kebalikan sifat santun adalah sifat kurang ajar. Orang yang memiliki sifat
            kurang ajar akan dijauhi oleh teman dan dibenci orang lain.
  • Contoh perbuatan kurang ajar adalah suka berbicara kasar, tidak
            menghormati orang tua,suka membantah dan sebagainya.
 c. Ikhlas
  • Ibu Amin memberi bantuan kepada orang miskin, tetapi apa yang dilakukannya
     .    bukan karena mengharap ridho dari Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala tetapi ingin                 terkenal dan dipuji oleh orang lain.
  • Sikap Ibu Amin di atas menunjukkan bahwa ia tidak ikhlas dalam melakukan
            sesuatu.
  • Orang yang ikhlas adalah orang yang selalu berbuat dan beramal karena perintah Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala.
  • .Orang yang beramal dengan ikhlas  berarti tidak mengharap balasan dari orang lain.
  • Ikhlas yaitu melakukan suatu amalan semata-mata karena iman kepada Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala dan mengharapkan ridho-Nya.
  • Ikhlas itu menjadi syarat diterimanya amal ibadah. Artinya ibadah tanpa didasari niat yang ikhlas, maka ibadahnya sia-sia karena tidak akan mendapat pahala dari Allah.
  • Ibadah akan diterima Allah Subhanahu Wa Ta ‘ala apabila dikerjakan dengan penuh keikhlasan.
        Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  berfirman :

Artinya: "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama,dan agar melaksanakan sholat dan menuanaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus(benar)”.     (QS. Al-Bayyinah : 5)
d. Dermawan
  • Pak Arif mendapat julukan di kampungnya sebagai orang yang dermawan. Karena ia suka memberi kepada siapa saja yang membutuhkan bantuannya.
  • Dermawan berarti orang yang suka berderma atau memberi bantuan kepada orang lain baik berupa pikiran,harta, maupun tenaga.
  • Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam mengatakan, bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan bawah. Artinya kita harus membiasakan diri untuk selalu memberi bukan malah meminta-minta kepeda orang lain.
  • Orang yang memiliki sifat dermawan akan disenangi banyak orang karena ia selalu berakhlak mulia,pemurah dan baik hati.
  • Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam,lalu meminta sekumpulan domba kepada beliau. Kemudian Rasulullah memberinya. Laki-laki itu kemudian kembali kepada teman-temannya dan berkata, "Wahai kaumku, masuklah lslam! Sesungguhnya Muhammad memberi suatu pemberian dan tidak takut miskin”.
       Kesimpulannya,bahwa orang yang memiliki sifat dermawan tidak akan miskin karenanya. Bahkan sebaliknya, Allah akan menggantinya berupa rezeki berlipat dan terus mengalir dari arah yang tidak ia sangka-sangka.
       Dalam ayat Al-Qur'an Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  berfirman:

Artinya : “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya dijalan Allah seperti sebulir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai menghasilkan sebanyak seratus biji. Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  akan melipatgandakannya bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. " (QS. Al Baqarah : 261).

e. Kisah Nabi lsmail ‘alaihissalam.
         Kalian tentu sudah pernah mendengar  tentang shiroh/sejarah perjalanan kisah para nabi. Salah satunya adalah kisah nabi lsmail ‘alaihissalam.  Beliau adalah salah satu nabi yang mempunyai ayah seorang nabi juga yang bernama nabi  Ibrahim ‘alaihissalam. Dikisahkan pada suatu ketika,nabi lbrahim ‘alaihissalam sudah semakin tua. Namun belurn dikaruniai oleh Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala berupa anak atau keturunan. Akhirnya Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  menganugerahkan kepada nabi lbrahim‘alaihissalam seorang bayi laki-laki yang diberi nama Ismail. Hari demi hari nabi lsmail‘alaihissalam tumbuh menjadi seorang anak yang pintar dan santun. Hingga disuatu hari,nabi lsmail ‘alaihissalam dan ayahnya pergi bersama menuju ke sebuah tempat. Nabi lbrahim‘alaihissalam berkata kepada lsmail ‘alaihissalam " 'Wahai anakku, tahukah kamu kenapa ayah mengajakmu ke sini? Tanya nabi lbrahim. ‘Alaihissalam kepada lsmail menjawab, "Tidak ayah, tapi ayah pasti punya maksud tertentu!" jawaban seorang anak yang cerdas. Nabi lbrahim dengan wajah agak sedih berkata, " Wahai anakku, ayah bermimpi mendapat wahyu dari Al|ah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  untuk menyembelihmu. Bagaimana pendapatmu wahai anakku? Lalu nabi lsmail ‘alaihissalam dengan tenang menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayahku, kalau itu wahyu dari Allah maka lakukanlah. Aku rela dan ikhlas. InsyaAllah engkau akan menemuiku kelak termasuk dari golongan orang-orang yang sabar." Anak-anak, akhirnya nabi lbrahim‘alaihissalam melaksanakan wahyu Allah untuk menyembelih nabi lsmail. Namun, Allah itu Maha Kuasa. Ketika nabi lbrahim akan menyembelih nabi lsmail,Allah mengganti nabi lsmail dengan seekor domba. Maka selamatlah lsmail dan bergembiralah nabi lbrahim ‘alaihissalam karena Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  mengumpulkan mereka kembali. Allah Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Allah hanya menguji kecintaan Nabi lbrahim ‘alaihissalam kepada-Nya. Allah juga menguji ketaatan Nabi lsmail ‘alaihissalam kepada Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala  dan orang tuanya. Apakah keduanya lebih mencintai Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala diatas kesenangan dunia atau tidak. Dan kita bisa mengetahuinya bersama bahwa rasa cinta nabi Ibrahim dan nabi Ismail kepada Allah lebih besar dari kesenagan dunia yang tidak kekal ini.

          Semoga setelah membaca kisah diatas kita semua terdorong untuk semakin taat kepada Allah Subhanahu Wa  Ta ‘ala. Yaitu dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

sumber : LKS Aqidah Akhlaq kelas 3
BAB 4 : AKHLAQ TERPUJI KELAS 3 SEMESTER I 4.5 5 Juli anto Minggu, 23 Juni 2013 a. Rendah Hati Dalam bergaul dan bermain dengan teman-temannya, Akbar tidak pernah membeda-bedakan teman. Ia tidak memilih-milih teman a...


Copyright © Semangat Belajar. All Rights Reserved.Theme by CB Design