HDUPKAN HATIMU DENGAN NUTRISI HATI!

 on Minggu, 28 Juli 2013  

Setiap insan pasti menginginkan kebaikan pada dirinya. Setiap diri kita pasti menginginkan, menjalani hidup dengan jasmani yang sehat jauh dari segala bentuk penyakit. Sehingga setiap harinya ia selalu memperhatikan makanan yang ia makan dan minuman yang ia minum. Ia pilih dari berbagai macam makanan dan minuman yang paling banyak mengandung  nutrisi. Sehingga jasmaninya pun sehat dan bisa beraktivitas dengan lancar. 

Ketika seseorang merasakan kesehatan yang penuh pada tubuhnya, maka iapun merasa bahagia. Namun, ketika ia merasakan penyakit menyerang tubuhnya ia merasa sedih bahkan sampai mengangis meratap. Anehnya, ia tidak menghiraukan kondisinya hatinya.  Padahal hatinya bisa sakit sebagaimana tubuh kita juga bisa sakit. Apabila hati sudah sakit atau mati itu lebih berbahaya.  Sangat jarang orang yang mau memperhatikan kondisi hatinya. Bahkan banyak yang membiarkan dan tidak peduli apakah hatinya sehat atau sakin ataupun mati.

Sebagaimana badan yang akan semakin sehat bugar apabila gizi dan nutrisinya terpenuhi. Begitupula hati kita, hati juga butuh nutrisi sehingga mengantarkan pada hati yang sehat lagi lembut. Dengan kita mengetahui nutrisi yang menghidupkan hati, maka hatikita akan selamat dari penyakit sehingga ketenangan dan kebahagiaan akan kita rasakan dalam roda kehidupan kita.

Diantara nutrisi yang menghidupkan hati adalah sebagai berikut:

DZIKIR DAN MEMBACA AL-QUR’AN

Allah berfirman:
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…”

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

 “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. (Qs. Ar-Ra’du:28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:
“Dzikir bagi hati ibarat air bagi ikan. Apa jadinya bila ikan dikeluarkan dari air?

Dzikir itu banyak macamnya, diantaranya:

  • Berdzikir dengan menyebut nama-nama dan sifat-sifat Allah (Asmaul Husna), serta pujian-pujian bagiNya seperti : tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan lain sebagainya.
  • Mengingat perintah dan larangan Allah
  • Mengingat anugrah dan kebaikan Allah
  • Membaca Al Qur’an

ISTIGHFAR
Artinya memohon maghfirah. Maghfirah adalah penjagaan dari akibat buruk dosa-dosa dan penutupan atasnya.

“... dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Qs. Al Baqarah : 199)

Qatadah bertutur, “Al-Qur’an  menunjukkan kepada kalian tentang penyakit yang bisa menimpa kalian dan penawarnya. Penyakit itu adalah semua dosa. Adapun penawarnya adalah istighfar”.

DO’A

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (Qs. Al-Mikmin:60)

Allah memerintahkan kita untuk berdoa, dan Allah berjanji untuk mengabulkannya. Sesungguhnya Allah pasti akan menepati janjiNya.

Diantara hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam berdo’a:

  • Memilih waktu yang mulia
  • Mantap dan yakin bahwa doanya akan dikabulkan
  • Hendaknya dalam keadaan yang suci, menghadap kiblat, dan mengulangi doanya 3 kali
  • Memulai dengan pujian kapada Allah lalu bershalawat, kemudian berdo’a. Jangan lupa menutupnya dengan shalawat dan memuji Allah.
  • Makan dan minum dangan yang halal saja, tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa atau memutus tali silaturrahmi
  • Tidak tergesa-gesa minta segera dikabulkan

BERSHALAWAT ATAS NABI MUHAMMAD Shallallohu’alaihi wasallam

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ
Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)
HR an-Nasa’i (no. 1297), Ahmad (3/102 dan 261), Ibnu Hibban (no. 904) dan al-Hakim (no. 2018), dishahihkan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi, juga oleh Ibnu hajar dalam “Fathul Baari” (11/167) dan al-Albani dalam “Shahihul adabil mufrad” (no. 643).

QIYAMUL LAYL (SHALAT MALAM)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ
“Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika dia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)

Abu Sulaiman bertutur: “ kelezatan malam yang dirasakan oleh orang yang rajin bangun malam itu lebih besar daripada kelezatan lahwun (perbuatan sia-sia) yang dirasakan oleh pelakunya. Sungguh, jika tidak ada malam, aku tidak ingin berlama-lama tinggal di muka bumi.

Semoga Hati kita selalu terjaga dari segala penyakit yang mematikan hati.
Wallohu a’lam.
HDUPKAN HATIMU DENGAN NUTRISI HATI! 4.5 5 Juli anto Minggu, 28 Juli 2013 S etiap insan pasti menginginkan kebaikan pada dirinya. Setiap diri kita pasti menginginkan, menjalani hidup dengan jasmani yang s...


Copyright © Semangat Belajar. All Rights Reserved.Theme by CB Design